Cara Ini Sangat Mudah menghapus aplikasi Bawaan Ponsel Android

dikutip Liputan6.com, - Cara Ini Sangat Mudah menghapus aplikasi Bawaan Ponsel Android - Bagi sebagian pengguna Android pasti sudah familiar dengan istilah bloatware. Bloatware adalah aplikasi yang sudah hadir secara preinstall di perangkat Android Anda.

Aplikasi bloatware yang disematkan pada sebuah perangkat Android pun bermacam-macam tergantung kebijakan vendor yang memproduksi perangkat tersebut. Ada yang berupa aplikasi permainan, cloud storage, aplikasi cuaca, antivirus, serta berbagai jenis aplikasi lainnya.

Sayangnya, tidak sedikit pengguna Android yang merasa terganggu dengan kehadiran aplikasi-aplikasi bloatware tersebut, terlebih jika aplikasi-aplikasi itu tidak dapat di-uninstall. Umumnya para pemilik perangkat Android akan melakukan proses rooting yang berisiko untuk menghapus aplikasi-aplikasi bloatware. baca juga bahaya lakukan 4 kegiatan ini saat ponsel di charge.


Akan tetapi tenang saja, menurut yang Dilansir dari laman Android Autorithy, sebenarnya terdapat cara mudah untuk "menghilangkan" bloatware tanpa perlu melakukan rooting.

Menyembunyikan Aplikasi

Cara ini secara harfiah memang akan menghilangkan aplikasi, namun tidak membuatnya benar-benar terhapus dari perangkat Android Anda. Cara ini digunakan hanya untuk menyembunyikan aplikasi yang dianggap mengganggu dari home screen.

Biasanya beberapa perusahaan telah menyediakan pilihan ini di menu app drawer. Pada menu app drawer biasanya akan disediakan opsi "Hide/Show apps", kemudian pilih aplikasi yang dianggap mengganggu, maka aplikasi tersebut akan hilang dari pandangan.

Namun, secara teknis aplikasi bloatware yang "dihilangkan" melalui cara ini akan tetap berjalan di background dan mengambil memori.

Mematikan Aplikasi

Cara ini membuat aplikasi yang dimatikan tidak akan berjalan di background dan ikonnya juga tidak muncul di app drawer atau home screen. Namun, bukan berarti aplikasi yang dimatikan fungsinya ini akan benar-benar lenyap dari perangkat Android Anda. Paling tidak, aplikasi tersebut tidak menghabiskan daya, memori atau mengganggu app drawer.

Cara yang harus ditempuh adalah pertama, buka aplikasi Setting, lalu pilih 'Apps' atau 'Application Manager'. Kemudian, pilih aplikasi yang akan dimatikan. Setelah memilihnya, akan muncul pillihan "Disable".

Sebelum dimatikan, akan muncul pesan peringatan tentang resiko mematikan aplikasi tersebut. Tetap pilih "Yes" dan aplikasi tersebut tidak akan aktif kembali.

secara signifikan kinerja ponsel android kamu akan meningkat, perhatikan lah itu.

4 Hal ini mengancaman Pengguna Android

dikutip singkat dari Liputan6.com, - 4 Hal ini mengancaman Pengguna Android - Sistem operasi Android bisa dibilang menjadi salah satu sistem operasi populer yang hampir digunakan semua vendor smartphone di seluruh dunia. Namun demikian, rupanya sistem operasi besutan Google ini dinilai masih lemah terhadap berbagai ancaman yang mengintainya.

Kelemahan tersebut diungkap berdasarkan fakta bahwa Android memang masih memiliki celah keamanan yang bisa diakses dengan mudah oleh para hacker untuk mencuri data pribadi para penggunanya.

hack android, celah lemah android, bahaya android

Nah, merangkum informasi yang dilansir Phone Arena, Rabu (16/9/2015), terdapat empat (4) kelemahan yang ada di perangkat Android yang bisa `mengancam` penggunanya. Apa saja? Berikut tim Tekno Liputan6.com rangkum, simak ulasannya berikut ini.

UI Spoofing

Berdasarkan informasi yang beredar dari para pengguna perangkat robot hijau ini, diungkap bahwa Android memang masih rentan terhadap isu keamanan. Dijelaskan, kerentanan tersebut berada di dalam sistem multitasking.

Bahayanya lagi, kelemahan ini justru bisa dimanfaatkan untuk menyerang sesuatu. Katakan saja UI Spoofing yang bisa dilakukan para hacker untuk mendapatkan akses login pada kredensial penggunanya.

Melalui celah kelemahan inilah para hacker bisa mengirimkan ransomware atau sebuah `aplikasi` pemantau aktivitas pengguna. Diyakini, semua versi Android memiliki kesamaan terhadap desain multitasking sistem ini.

Ransomware

Ransomware merupakan malware yang bisa memanfaatkan celah kelemahan Android. Ransomware biasanya ada di dalam sebuah kode yang tersebar di aplikasi. Ransomware bisa menjebak penggunanya untuk mengunduh sebuah patch software. Nantinya, ketika diunduh, maka malware akan langsung muncul dan mengambil alih fitur administrator di perangkat Android dan menguncinya.

Pengguna pun nantinya akan diminta untuk membayarkan sejumlah uang untuk kembali membuka kunci akses tersebut. Parahnya lagi, sangat sulit untuk menumpas ransomware di perangkat Android yang sudah terinfeksi. Bahkan, malware ini dinilai begitu agresif dan mampu membunuh semua anti virus yang terinstal di perangkat Android.

Sampai saat ini, pergelutan malware ransomware dikabarkan semakin canggih. Malware yang bisa `menyandera` gadget ini telah menyebar luas ke seluruh perangkat di wilayah Amerika Serikat dengan persentase sebanyak 77 persen.

Fingerprint

Seiring meningkatnya sistem operasi Android menjadi lebih cepat dan stabil, dipastikan bahwa perangkat tersebut akan disematkan teknologi fitur pemindai sidik jari (fingerprint). Namun, sebuah penelitian mengungkap bahwa perangkat Android yang memiliki fitur tersebut justru mudah diretas.
Bahkan, smartphone seperti HTC One Max dan Samsung Galaxy S5 justru merupakan smartphone yang fitur fingerprint-nya sangat mudah untuk di-hack. Namun, rentannya fitur ini untuk diretas bukan karena terjadinya kecacatan pada sistem operasi, hal tersebut dikarenakan Android tidak menghadirkan fitur fingerprint scanner secara native.

Mau tak mau, isu ini memang harus diatasi oleh vendor smartphone. Karena merekalah yang berinisiatif untuk menghadirkan fitur tersebut di perangkatnya.
Namun, informasi terbaru mengungkap bahwa sistem operasi Android teranyar, Marshmallow akan mengintegrasikan fitur fingerprint secara langsung di sistem operasinya.

Stagefright

Stagefright merupakan salah satu isu yang memang kerap dibicarakan di kalangan pengguna Android yang mana menjadi salah satu celah keamanan Android dan rentan dibobol oleh hacker. Caranya adalah mereka hanya memanfaatkan MMS dan mengirimkannya ke para korban.

Lewat metode Stagefright ini, hacker akan menyelipkan sebuah celah kerentanan yang hadir di media playback Android. Jika ini berhasil, maka mereka akan langsung mengambil data pribadi penggunanya, seperti mampu mengendalikan kamera, mikrofon dan lainnya.

Stagefright telah terjangkit di perangkat Android sebanyak 95 persen pada Agustus 2015 lalu. Untuk mengatasi hal ini, Google telah merilis patch keamanan ter-update setiap bulannya. bagaimana menurut kamu android lolipop??

Lakukan Hal ini, Jika Baru Punya Ponsel Android

dikutip dari Liputan6.com, - Saat ini ponsel Android memang lagi trend. hampir setiap orang memilikinya karena memang android dikenal dengan sistem yang open source notabene aman dan kebal terhadap serangan virus. Tak heran saya akan berbagi pengalaman mengenai awal mula memiliki ponsel android ini.

Ketika Anda membeli smartphone atau tablet berbasis Android, ada beberapa tahapan yang patut Anda terapkan. Semua itu dilakukan untuk memaksimalkan fungsi perangkat maupun fitur bawaan yang disediakan.

Menyiapkan smartphone Android agar nyaman digunakan memang memerlukan sedikit usaha dan bukan sekadar menekan tombol power. Anda perlu mengaktifkan beberapa pengaturan dan menambahkan akun Anda.

Berikut ini sejumlah trik yang perlu Anda lakukan ketika memiliki perangkat berbasis Android, seperti dikutip dari Cnet.

Setup Wizard

Ketika Anda menekan tombol power pada perangkat Android untuk pertama kalinya, Anda pasti akan melalui setup wizard sebelum Anda mulai menggunakannya. Dalam setup ini Anda diwajibkan untuk memilih bahasa, terhubung ke jaringan WiFi, menambahkan akun Google (Gmail) Anda dan mengatur setting-an, seperti pelacakan lokasi.

Caranya sangat mudah, cukup ikuti setiap langkah demi langkah yang tampil pada layar perangkat. Pilih pengaturan yang Anda inginkan. Jangan takut salah pilih pengaturan karena Anda bisa mengubahnya nanti.

Cek Sistem Operasi

Versi Android yang disertakan pada smartphone terbaru tak melulu paling up to date. Untuk memastikan apakah perangkat Anda menjalankan versi Android terbaru atau tidak, periksalah 
pembaruan perangkat lunak.

Caranya dengan memilih menu Settings> About Phone> Software Update. Smartphone Anda akan memeriksa setiap update dan men-download secara otomatis atau memberikan informasi tentang hardware kepada Anda apakah menjalankan sistem operasi terbaru atau tidak.

Cek Pembaruan Aplikasi

Langkah penting lain yang juga perlu dilakukan adalah dengan memeriksa pembaruan aplikasi di Play Store. Caranya cukup membuka Play Store, tekan ikon `tiga baris` yang ada di pojok kiri atas dan pilih My Apps dari menu.
Langkah ini memungkinkan Anda untuk melihat daftar aplikasi yang siap untuk diperbarui.

Amankan Perangkat

Sebuah langkah penting untuk mengamankan smartphone Anda dari tangan-tangan jahil adalah dengan menambahkan lapisan keamanan melalui password, PIN atau kunci pola. Aktifkan pula fitur Android Device Manager untuk menemukan atau menghapus data di smartphone Anda yang hilang atau dicuri.

Untuk mengunci layar, pilih Settings> Security> Lock Screen. Pilih jenis kunci yang Anda inginkan dan ikuti petunjuk untuk mengaktifkannya. Di sisi lain, perangkat Android terbaru biasanya memiliki fitur pelacakan lokasi terintegrasi yang dapat membantu Anda menemukan smartphone yang hilang.

Ini biasanya diaktifkan secara default, tetapi Anda harus mengeceknya lagi dengan cara membuka aplikasi Google Settings dan pilih Security.

sudah punya ponsel android kan? mengapa tidak mencobanya? yuk.

Hapus Aplikasi ini agar Ponsel makin Gesit

Eko Mulyadi Blog - dikutip dari  detikINET yang membahas mengenai performa ponsel Android makin Gesit dan daya tahan baterai yang lama? salah satu cara yang dibagikan yaitu dengan menghapus aplikasi Facebook.

Beberapa percobaan yang telah dilakukan membuktikan bahwa menghapus aplikasi Facebook dari ponsel android bisa meningkatkan performa secara drastis serta baterai menjadi lebih awet. Contohnya seperti yang dilakukan Russel Holly dari media teknologi Android Central.

aplikasi facebook, hapus facebook, facebook android

"Belakangan ini aku memperhatikan ada masalah performa di beberapa ponselku dan aku mulai memperhatikan apa yang menyebabkannya. Facebook ternyata menjadi salah satu sumber masalahnya, aku uninstall dan melihat apa yang terjadi," yang saya kutip dari detikINET dan Telegraph.

katanya, Setelah menghapus Facebook, performa ponsel Holly pun meningkat secara signifikan. sebagai alternatif mengakses melalui google Chrome atau browser lain yang secara fitur kurang lebih sama dengan yang terdapat pada aplikasi.

Seorang user Reddit juga menghapus aplikasi Facebook dan hasilnya, aplikasi di ponsel LG G4 miliknya terbuka lebih cepat. Reporter media Guardian, Samuel Gibbs, menyatakan kalau baterai ponselnya lebih awet setelah Facebook dihilangkan.

"Dalam sehari, setelah menghapus Facebook, ponsel Huawei Nexus 6P milikku mempunyai 20% baterai lebih banyak dari biasanya. Ini terjadi setiap hari selama seminggu," tulisnya.

Mendengar hal kurang mengenakkan itu, juru bicara Facebook berjanji akan melakukan perbaikan pada aplikasinya. Mereka akan melakukan update dengan harapan hal semacam itu tidak terjadi lagi.
"Kami mendengar laporan bahwa beberapa orang mengalami masalah soal kecepatan yang berasal dari aplikasi Android kami. Kami akan meneliti hal ini," ucap juru bicara Facebook.

Isu aplikasi Facebook membuat performa ponsel melambat ini sudah muncul sejak tahun lalu. Di Oktober 2016, Facebook berjanji akan melakukan perbaikan setelah aplikasi Facebook di iPhone juga ditengarai membuat baterai lebih cepat habis.

Ari Grant, teknisi Facebook, menyatakan bahwa penyebabnya sudah mulai ditemukan. Misalnya, aplikasi Facebook ternyata tetap mengkonsumsi baterai meskipun kemampuan refresh di background telah dimatikan.

kurang percaya, silahkan buka aplikasi manajemen, lalu cobalah lakukan uninstal facebook dan facebook messenger, lihat perbedaannya. lihatlah konsumsi daya dan paket data internet. itulah aplikasi yang memang menguras baterai.

Hati-hati Penggunaan 10 Password Ini Rentan di Bajak Hacker

SEBUAH akun di media digital, baik email, media sosial, blog atau yang lainnya tentunya memerlukan password atau kata sandi untuk membuka atau masuk ke dalamnya. Sayangnya, banyak orang yang meremehkan kata sandi ini, sehingga mudah ditebak dan dibobol oleh orang lain.

hack password, bobol password, rentan dibobol, password lemah

Dari milyaran bahkan trilyunan password yang pernah dibuat oleh orang di seluruh dunia, ada beberapa password yang bisa dikatakan paling mudah dibobol. Berikut daftar 10 password yang paling mudah dibobol, berdasarkan pada berbagai data dan survei:

Password
Kata “password” sendiri sering dijadikanpassword. Ini merupakan pilihan banyak orang dalam memilih kata sandi. termasuk dalam membuat akun Gmail perhatikan password yang digunakan dan anda dapata ingat selalu.

Password1
Selain kata “password” ternyata kata “password1” menjadi pilihan kedua mayoritas orang membuat kata sandi.

123456
Password ini juga sangat umum digunakan oleh orang di seluruh dunia untuk membuat kata sandi berbagai akun.

Qwerty
Kata “qwerty,” meski tidak terlalu umum, pasti mudah diketik karena urutan hurufnya berjejer pada keyboard laptop, komputer atausmartphone.

Nama hewan peliharaan
Mungkin untuk memudahkan meingingat password menggunakan nama hewa peliharaan. Tetapi nama hewan peliharaan biasanya mudah ditebak oleh orang-orang terdekat Anda jadi pikirkan lagi sebelum menggunakannya sebagai password akun Anda.

Tempat lahir
Seperti juga nama hewan peliharaan tempat lahir juga banyak digunakan oleh sebagian orang sebagai password.

Iloveyou
Bagi orang yang sedang kasmaran atau jatuh cinta, kata-kata ini mungkin paling populer. Tapi sebaiknya hindari kata ini sebagai passwordAnda karena mudah ditebak oleh orang lain.

Monkey atau monyet
Bagi orang yang sering mengumpat teman atau orang lain, mungkin kata inilah yang terbersit di benak mereka saat membuat password untuk akun email, akun media sosial atau akun yang lainnya.

Nama kekasih atau suami/isteri
Sama seperti “iloveyou”, kata-kata ini terlalu populer sebagai password, terutama untuk orang-orang yang sedang jatuh cinta kepada lawan jenis.

Nama pertama pengguna ditambah angka “1”
Banyak orang yang menggunakan nama pertama dari pengguna ditambah angka “1” untukpassword akunnya. Padahal cara ini juga sangat mudah diketahui oleh orang lain.

anda termasuk pengguna password yang mana? dapat juga dengan mengamankan file di smartphone lalu segera ubah dan amankan akun anda dari kejahilan para hacker.